http://aktivasiotakkanan.net/wp-content/uploads/2015/11/kemuliaan-menjadi-seorang-guru.jpgProfession as a teacher is in fact not an easy job. Teachers are required to become a true learner, the reformers within the school and the community and even the state. Being an inspirational teacher is a must, because by having a soul inspiring teacher will be liked by his students and can provide fun learning. The reality of today's teaching profession be used as a last resort when no other got the job. Especially for Teacher Certification. Everyone flocked to become a teacher. Do not pay attention to whether the background is education or non-education. In other words, anyone can be a teacher as long as it has certain qualifications. Rarely or perhaps 1: 100 people who say that the teacher profession is a calling and Passion.
Dalam tulisan
ini saya tidak begitu membahas secara mendalam mengenai Profesi Guru, tetapi
saya memberikan tips yang mungkin bisa berguna bagi para guru agar disukai oleh
siswanya. Para guru sukses mulia seringkali proses pembelajaran yang
berlangsung yang menampilkan interaksi guru dan siswa diselimuti oleh rasa
keterpaksaan. Masing-masing hanya menjalankan fungsinya, tanpa ada rasa saling
membutuhkan. Bukan rasa senang ketika siswa belajar di dalam kelas tetapi malah
perasaan jenuh dan membosankan. Jika demikian, proses pembelajaran tidak akan
tercapai dengan baik. Oleh karena itu, guru mesti memahami apa yang disukai
oleh siswa sehingga siswa mampunyai alasan untuk mencintai gurunya.
Berikut saya
paparkan beberapa tipe guru yang disukai oleh siswa, diantaranya:
a. Easy Smile
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiVySAMMyznJNsFYr3Xi-fuYAZwW5Mk3xjWvnvCPgPxlcb9OB6hJahb8uraSbDTKdmCPB5jP9D5sa00wiWzdjHvZcONFCC95V0pTKoAPOGlNaEy_9mNn9u38VgKFlJBR3OhCpRJql-zLTlZ/s1600/Teacher%25E2%2580%2599s+Day+2011+HD+Wallpaper+5.jpg
Perlu kita ketahui bahwa siswa paling suka dengan guru yang
mudah tersenyum. Apalagi jika diselingi dengan sapaan. Jika kita sebagai guru
sangat “Mahal” dalam memberikan senyuman akan tidak disukai oleh siswa. Pasti ada
gunjingan-gunjingan tertentu, seperti “guru A pelit senyum, guru A jutek” dan
lain sebagainya. Ingat ! jangan sampai senyum-senyum sendiri di sekolah apalagi
tanpa ada orang lain disekitar anda.
b. Attractive
http://www.kesekolah.com/images2/big/2015100913151717851.jpg
Apakah anda selalu berpenampilan menarik ? Jika Ya anda
beruntung, tetapi jangan sampai anda berpenampilan berlebihan, karena itu akan
terkesan aneh. Tampilah berwibawa dan disiplin dihadapan siswa.
c. Humorous
Belajar dengan serius adalah sebuah keharusan. Namun ketika
dalam penyampaian materi ajar yang dilakukan terlalu serius maka akan terjadi
kebosanan. Dampaknya adalah siswa mengobrol dengan temannya, siswa mengantuk,
siswa asyik sendiri, dan sebagainya. Akibatnya tujuan pembelajaran yang telah
dicanangkan tidak tercapai dengan baik. Selingilah dengan humor ringan ketika
anda menyampaikan materi sehingga pembelajaran akan terkesan menyenangkan,
siswa anda pun akan tetap memperhatikan penjelasan anda.
d. Mastering the Intructional
Materials
http://www.careerealism.com/wp-content/uploads/2012/12/becoming-teacher.jpg
Guru harus mampu menguasai materi dengan baik. Jika tidak
materi tidak akan tersampaikan secara komprehensif kepada siswa. Apalagi jika
penjelasan materi hanya terpacu pada buku teks.
e. Answering all the Question
Students
http://cdn1.theodysseyonline.com/files/2015/11/20/635836477661765651-2011901893_teachers.jpg
Apakah ada guru yang tidak mampu menjawab pertanyaan siswa?
Ada ! Dia mampu menjawab tetapi jawaban
yang diberikan tidak meyakinkan siswa dan malah membuatnya siswa tambah
bingung. Lalu bagaimana cara agar pertanyaan siswa dapat kita jawab dengan baik
? ada strategi tertentu yang sering digunakan oleh para guru, yaitu melemparkan
pertanyaan tersebut kepada seluruh siswa yang ada di kelas anda. Jika masih
tidak terjawab bisa dibuat PR, atau tidak anda bisa mencari jawabannya pada
teman anda, atau meneruskan pertanyaan tersebut kepada Prof. Google. Tetapi perlu
digaris bawahi adalah anda jangan menjadi ketergantungan kepada mesin pencari. Temukanlah
jawaban dari pertanyaan siswa dengan proses berpikir mendalam.
f.
Explanation Content Through Games
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgKubJxgKT_LhtfdQAGLQfBR6_J9htWqND0uIgqPCJ4hjZAzz_ftBaLUTWGLlK7IpyWgNiKoCLlSeL64-65-MiSHrKov0GbOnlS8PUsOALuX15o9VDn9i-X2P_oGq4ldbz063u582J-jkIj/s1600/Picture+286.jpg
Pada dasarnya para siswa lenih menyukai pelajaran yang
disampaikan lewat game. Ciptakanlah teknik
pembelajaran yang dalam menyampaikannya melalui permainan. Bermainlah sambil
belajar. Jika anda belum mampu menciptakannya anda bisa membaca buku tentang
Model Pembelajaran, atau anda bisa mengajar siswa untuk belajar di luar kelas. Perhatikan
pula lingkungan di luar kelas yang akan dijadikan sebagai tempat belajar. Carilah
tempat yang nyaman, bersih, dan teduh.
g. Checking Each Task has been
Awarded
http://www.theroot.com/content/dam/theroot/articles/news/2015/05/study_black_teachers_are_just_as_likely_as_white_teachers_to_disproportionately/thinkstockphotos76754135.jpg.CROP.hd-large.jpg
Periksalah setiap tugas yang telah diberikan kepada siswa. Hargai
pekerjaan mereka. Berikan pujian dan penghargaan kepada siswa - tentu dalam
konteks yang masih wajar – ketika menyelesaikan tugasnya dengan baik.
h. Responsibility
(authoritative)
http://justwriteonline.typepad.com/.a/6a0120a55c9cd1970c01a73dfda8e6970d-pi
Menjadi seorang guru mestilah bertanggung jawab kepada
tugasnya, seperti mendidik, mengajar, memberikan contoh yang baik, dan
sebagainya. Bertanggung jawablah pada hal-hal yang kecil dan besar yang anda
lakukan. Mintalah maaf kepada siswa jika anda merasa melakukan kesalahan,
mintalah maaf kepada siswa jika anda tidak masuk kelas. Memberikan maaf tidak
akan menurunkan derajat anda sebagai seorang guru. Jadilah guru yang dirindukan
oleh siswa, dihormati oleh siswa, dijadikan sosok inspiratif oleh siswa.
Pada dasarnya
masih banyak tipe guru yang disukai oleh siswa. Tentu tidaklah cukup
membahasnya dalam satu kali tulisan ini. Mungkin saya akan kembali memaparkan
dalam tulisan dilain waktu. Perlu kita ketahui bahwa setiap guru memiliki cara
tersendiri agar disukai oleh siswa, maka dari itu pertahankanlah cara anda
sendiri dan alangkah baiknya bagikanlah kepada guru lain agar terjadi proses
tranfer ilmu pengetahuan dari guru ke guru.
Salam Sukses dan Salam
Ikhlas.







No comments:
Post a Comment