Anda mungkin memiliki ide-ide inovatif dalam
pembelajaran dan cinta untuk mengajar, tapi jika salah satu urusan atau
pekerjaan yang salah, contohnya adalah pekerjaan rumah, maka hal tersebut dapat
dengan mudah mengganggu fokus Anda dan menurunkan efektivitas Anda.
Keterampilan organisasi yang baik di dalam dan di luar kelas dapat membantu
Anda mengelola dokumen dan berkonsentrasi pada materi yang Anda ajarkan kepada
siswa. Hal ini juga membantu Anda menunjukkan kepada siswa bagaimana dan
mengapa kita harus mampu membagi waktu dengan baik.
Berikut beberapa tips yang bisa
diterapkan oleh guru agar menjadi guru yang terampil dalam mengorganisir siswa,
diantaranya:
1.
Menerapkan Rekam Buku Virtual
Catatan dari masa lalu yang terlibat
menghapus nomor, membuat koreksi dan menghitung nilai, teknologi sekarang
membuat semudah mengklik mouse. Menjaga nilai siswa Anda di perangkat lunak
atau aplikasi untuk komputer Anda atau tablet memungkinkan Anda dengan cepat
menambahkan siswa baru ke daftar kelas Anda, mengisi nilai untuk tugas yang
dikerjakan siswa dan menghitung nilai individual untuk siswa. Menggunakan
perangkat lunak dapat mengurangi waktu guru dalam mengerjakan tugas dan
menghitung nilai siswa yang tadinya dari 90 menit menjadi hanya 20 menit.
Dengan begitu, terdapat waktu yang dapat digunakan oleh guru untuk
mempersiapkan materi pelajaran berikutnya dan guru dapat berinteraksi lebih banyak
dengan siswa.
2.
Jauhkan Sistem Pengarsipan di Meja
Menggunakan sistem pengarsipan di meja
Anda akan terkesan menumpuk dan membuat dokumen menjadi tidak tertata rapi.
Terlebih dokumen yang sudah lama. Mencoba menggunakan dengan sistem file
berjenjang dan label setiap bagian dengan kategori yang berbeda untuk dokumen
Anda, seperti lembar kerja, pemberitahuan staf dan bentuk izin field trip bisa anda coba. Jika Anda
lebih suka menggunakan file elektronik untuk menyimpan dokumen anda seperti
siswa kelas Anda, Anda dapat melakukan hal yang sama pada desktop Anda dengan
membuat folder individu untuk handout
dan dokumen yang Anda butuhkan untuk email atau posting secara online. Untuk
rencana ke depan untuk tahun ajaran, membeli kalender desktop atau perencanaan
dan menggunakannya untuk menuliskan peristiwa penting, seperti liburan,
kunjungan lapangan dan ujian sepanjang tahun.
3.
Membuat Grading Halus
Jika anda mengalami kebosanan,
kesulitan dalam mengorganisir dokumen. Mengorganisasikan ke dalam deretan kecil
dapat membuat tugas lebih sederhana dan lebih nyaman. Menyiapkan dua kotak
tempat dokumen di dalam kelas, satu untuk pekerjaan yang harus berubah setiap
waktu dan satu lagi untuk pekerjaan yang harus diulang kembali. Mintalah
bantuan siswa dalam merapihkan meja, kotak berisi dokumen ketika pembelajaran
selesai. Kemudian siswa mengumpulkan tugas bisa berbentuk soft copy atau hard copy.
Soft copy memudahkan kita agar mudah
di bawa pulang. Sedangkan hard copy
dapat disimpan di kotak dokumen tersebut untuk dievaluasi bersama dengan siswa
di dalam kelas.
4.
Ajarkan Siswa Anda untuk Berorganisasi
Pada dasarnya, berorganisasi adalah
kegiatan yang vital bagi setiap orang. Terlebih bagi siswa yang sedang menempuh
pendidikan di sekolah. Berorganisasi dapat menjadi salah satu cara mendidik
siswa agar dapat mempersiapkan mereka untuk bertanggung jawab dan berinisiatif
terhadap masa depan mereka. Mereka bisa saja kuliah dan kerja. Menghabiskan
waktu di kelas lebih baik dibarengi dengan pemberian motivasi kepada siswa
untuk tidak menjadi pribadi yang individualis dengan menunjukkan sikap anti social sensitive. Siswa harus diberi
arahan seperti bertanggung jawab terhadap pekerjaan rumahnya, catatan materi
pembelajaran, persiapan ujian, dan sebagainya. Memberikan motivasi dan saran
kepada siswa teentang arti penting berorganisasi dapat mendorong siswa untuk
tetap semangat berorganisasi di sekolah.
Itulah beberapa tips yang dapat saya
bagikan. Mohonkan maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan dan pembahasan.
Kritik dan saran sangat saya butuhkan guna memperbaiki tulisan saya agar
menjadi lebih baik.
Salam,
Sukses dan Ikhlas.



